Awal Ferbuari 2015 rasanya sayang melewatkan festival Bau Nyale yang berlangsung di Lombok Nusa Tenggara Barat. Bagi masyarakat Lombok khususnya suku sasak, festival tersebut pesta sekaligus upacara yang memiliki kesakralan yang tinggi atas kisah yang melegenda dari Putri Mandalika. Bau nyale yang merupakan kata dalam bahasa sasak ini memiliki arti mencari cacing laut.

Cacing laut ini terbilang istimewa karena tidak mudah dijumpai. Sebab, cacing laut dalam satu tahun hanya muncul di permukaan laut beberapa kali saja. pada perayaan itu, suku sasak dan masyarakat sekitarnya akan beramai-ramai menangkap nyale di sepanjang pesisir pantai Lombok. Kisah legendaris yang tidak bisa dipisahkan dari perayaan ini yaitu kisah putri mandalika. Putri yang digambar perempuan yang cantik jellita dari pasangan Raja Tonjang Beru dan Dewi Seranting.